Kapasitas Tim, Jam Operasional, dan SLA
Tiga alat pengawasan menjaga tim tetap responsif: kebijakan kapasitas per inbox, jam operasional beserta hari libur, dan target SLA (service level agreement) pada percakapan.
Tujuan
- Menetapkan batas percakapan terbuka per agen per inbox agar beban kerja merata.
- Mengonfigurasi jam operasional dan hari libur per inbox.
- Membuat kebijakan SLA dan menempelkan target SLA ke percakapan.
- Memantau percakapan yang berisiko melanggar SLA langsung dari antrean.
Untuk siapa
- Supervisor/manajer tim (admin/owner): mengelola kebijakan kapasitas serta jam operasional dan hari libur; kebijakan SLA dikelola owner (lihat Batasan).
- Agent: melihat target SLA pada percakapan dan antrean SLA at risk.
- Viewer: melihat informasi antrean sesuai izin baca yang dimiliki.
Prasyarat
- Peran admin atau owner untuk membuat/mengubah kebijakan (lihat Mengelola pengguna, tim, dan inbox).
- Tim dan inbox sudah dikonfigurasi sebelum kebijakan kapasitas dibuat.
- Zona waktu default
UTCdipakai bila jam operasional tidak mencantumkan zona waktu.
Alur kerja
1. Mengelola kebijakan kapasitas
Kebijakan kapasitas belum memiliki layar pengaturan di aplikasi web; admin/owner mengelolanya lewat API (lihat Referensi API). Data yang dikonfigurasi untuk tiap inbox:
max_open_conversationsdanmax_pending_conversationsper agen;priority_boostbila ada;fallback_team_iduntuk penugasan ulang bila kapasitas penuh.
Nilai efektif per agen = nilai override per agen (bila ada) → nilai kebijakan inbox → bawaan 10. Layar People saat ini berisi tab Pengguna dan Tim; override kapasitas per agen juga dikelola lewat API oleh admin/developer. Beban kerja agen = jumlah percakapan terbuka + tertunda per agen per inbox.
2. Mengonfigurasi jam operasional dan hari libur
Jam operasional dan hari libur belum memiliki layar pengaturan di aplikasi web; konfigurasinya dilakukan lewat API oleh admin/developer (lihat Referensi API). Data yang dikonfigurasi:
- Jam operasional: aktif/nonaktif, zona waktu, dan jadwal per hari (Senin–Minggu) dengan jam buka–tutup format
HH:MM. - Hari libur: nama dan tanggal wajib; waktu mulai/selesai opsional; boleh dibatasi ke inbox tertentu.
Jam operasional dan hari libur dipakai kalkulator SLA saat kebijakan SLA memakai jam operasional (use_business_hours).
3. Membuat kebijakan SLA
- Buka tab Settings → SLA pada aplikasi web (hanya owner yang dapat membuat).
- Pilih inbox, lalu isi nama kebijakan dan target:
first_response_minutes(respons pertama),next_response_minutes(respons berikutnya),resolution_minutes(penyelesaian).
- Aktifkan
use_business_hoursbila penghitungan harus mengikuti jam operasional dan hari libur. - Atur ambang peringatan (
warning_threshold, bawaan 0,75). - Simpan. Kebijakan terdaftar dan langsung berlaku untuk percakapan inbox tersebut.
4. Menerapkan dan memantau SLA pada percakapan
- Buka percakapan yang ingin diberi target SLA (anggota dengan akses percakapan).
- Terapkan target SLA lewat aksi pada percakapan. Aksi ini saat ini dijalankan lewat API (
POST .../sla-targets/apply) oleh admin/developer — belum ada tombol di UI percakapan. Sistem membuat target respons pertama, respons berikutnya, dan penyelesaian beserta batas waktunya (due-at), memperhitungkan jam operasional bila diaktifkan. - Setelah agen mengirim respons, bila percakapan menunggu balasan pelanggan, ubah status menjadi Snoozed. Target SLA aktif otomatis dijeda sehingga waktu tunggu pelanggan tidak terus menambah hitungan.
- Saat pelanggan membalas, atau agen membuka kembali percakapan menjadi Open/Pending, target SLA yang dijeda otomatis dilanjutkan. Target
next_responseberlaku untuk balasan pelanggan berikutnya. - Jika percakapan selesai, ubah status menjadi Resolved. Target respons dan penyelesaian yang masih aktif atau dijeda ditandai selesai (
met). - Pantau status target (
breached/warning) pada percakapan; waktu pelanggaran tercatat pada percakapan. - Gunakan antrean SLA at risk pada daftar percakapan (lihat Antrean inbox) untuk menampilkan percakapan yang berisiko atau sudah melanggar.
Tanda berhasil
- Kebijakan kapasitas tersimpan dan beban kerja agen dihitung terhadap batas tersebut.
- Jam operasional dan hari libur tersimpan; target SLA yang memakai jam operasional menghitung batas waktu hanya pada jam buka.
- Kebijakan SLA muncul di daftar kebijakan; percakapan yang diterapkan targetnya menampilkan status dan batas waktu.
- Antrean SLA menyorot percakapan berisiko sehingga supervisor bisa menugaskan ulang sebelum melanggar.
Jika terjadi masalah
| Gejala | Penyebab | Pemulihan |
|---|---|---|
403 saat membuat/mengubah kebijakan kapasitas/SLA | Peran bukan admin/owner | Hubungi owner workspace |
| Kebijakan SLA tidak bisa dibuat | Pembuatan kebijakan SLA khusus owner | Minta owner membuat kebijakan |
| Target SLA tidak muncul setelah diterapkan | Aksi terapkan belum dijalankan atau gagal | Ulangi terapkan; periksa kebijakan inbox aktif |
| Timer SLA terus berjalan saat menunggu balasan pelanggan | Percakapan masih berstatus Open/Pending | Ubah status menjadi Snoozed; SLA otomatis berhenti sampai percakapan dibuka kembali |
Status SLA selalu breached | Target dihitung sejak percakapan dibuat dan sudah lewat batas | Periksa kebijakan dan jam operasional; hubungi owner bila perlu reset |
| Zona waktu tidak sesuai | Jam operasional tanpa zona waktu memakai UTC | Sertakan zona waktu pada konfigurasi jam operasional |
Batasan
- Kebijakan SLA: pembuatan dan daftar kebijakan hanya untuk owner (
/admin/sla-policies). Agen melihat target pada percakapan. - Jam operasional dan hari libur: belum ada layar khusus di aplikasi web; dikelola lewat API oleh admin/developer dengan batasan peran workspace. Kontrak permintaan lengkap ada di Referensi API.
- Kapasitas: belum ada antarmuka grafis untuk override kapasitas per agen; dikelola via API oleh admin/developer (izin admin/owner).
- Penerapan SLA ke percakapan: aksi
POST .../sla-targets/applybelum memiliki tombol di UI; dilakukan lewat API oleh admin/developer. - Jeda SLA otomatis berlaku saat percakapan berstatus Snoozed. Ubah status percakapan untuk menjeda atau melanjutkan hitungan; target
Resolvedditandai selesai (met). - Pelanggaran SLA dicatat pekerja berkala (interval 1 menit) dengan menulis stempel pelanggaran pada percakapan.
- Kebijakan kapasitas memengaruhi perhitungan penugasan; perubahan baru berlaku untuk penugasan berikutnya, bukan memindahkan percakapan yang sudah berjalan.
Tugas terkait
- Antrean inbox dan percakapan — antrean SLA dan prioritas
- Mengelola pengguna, tim, dan inbox
- Laporan, ekspor, dan CSAT — laporan SLA dan performa tim
- Referensi API