Lewati ke konten utama

Glosarium

Daftar istilah yang dipakai di seluruh dokumentasi Custelio. Baca halaman ini untuk memahami istilah umum sebelum membuka panduan tugas. Bila istilah berkaitan dengan satu alur tertentu, istilah itu menautkan ke artikel terkait.

Tujuan

Anda memahami istilah yang dipakai dokumentasi dan menemukan artikel yang menangani istilah tersebut.

Untuk siapa

Semua persona: agent, supervisor, sales, admin/owner, operator, dan developer yang membaca dokumentasi.

Prasyarat

  • Akses ke situs dokumentasi ini; Anda tidak perlu kredensial produk untuk membaca definisi.
  • Untuk istilah yang menautkan artikel, artikel tujuan memuat prasyarat akses/konfigurasi masing-masing.

Cara memakai glosarium

  1. Cari istilah pada bagian yang sesuai: akun/tenant, percakapan/kontak, provider/pengiriman, operasi/integrasi, atau status fitur.
  2. Baca definisi singkat dan batas yang disertakan.
  3. Bila istilah menautkan artikel, buka artikel itu untuk langkah kerja terperinci.
  4. Gunakan definisi status fitur untuk menilai apakah sebuah jalur dapat dipakai atau sedang terbatas.

Tanda berhasil

Istilah yang Anda cari ditemukan, definisinya jelas, dan tautan membuka artikel yang menangani alur terkait.

Jika terjadi masalah

  • Istilah tidak ditemukan di glosarium: gunakan pencarian situs atau buka artikel area tugas; glosarium bukan pengganti panduan.
  • Tautan tidak membuka artikel: muat ulang halaman; bila tetap gagal, laporkan tautan yang rusak ke pemilik dokumentasi.
  • Status fitur berbeda dari pengalaman: status ditinjau per rilis; lihat artikel Core area terkait untuk verifikasi terbaru.

Batasan

Glosarium memuat definisi singkat, bukan prosedur lengkap. Status fitur dan istilah dapat berubah per rilis; artikel tujuan tetap menjadi sumber kebenaran langkah.

Workspace dan tenant

  • Workspace: istilah utama di produk dan dokumentasi untuk ruang kerja sekaligus batas isolasi data satu pelanggan. Dalam database, workspace disimpan pada tabel accounts dan direferensikan dengan account_id.
  • Tenant: istilah arsitektur untuk workspace sebagai batas keamanan. Satu tenant sama dengan satu workspace; tenant bukan level tambahan di dalam workspace.
  • Organization: organisasi atau badan usaha yang menggunakan Custelio. Pada versi saat ini organization belum menjadi entitas database terpisah; satu workspace mewakili satu organization/pelanggan.
  • Account: nama teknis lama pada API/database untuk workspace. Gunakan istilah workspace pada UI dan komunikasi produk; jangan memakai account untuk menyebut user login.
  • User: identitas orang yang masuk ke Custelio. Pada implementasi saat ini user terikat pada satu workspace dan memperoleh role serta akses inbox di workspace tersebut.
  • Owner / Admin: peran dengan kewenangan mengelola user, role, inbox, dan setting workspace. Perubahan role hanya bisa dilakukan owner. Lihat Pengguna, Peran, Tim, dan Inbox.
  • Device session: keadaan autentikasi user pada perangkat/browser. Ini berbeda dari WAHA session dan tidak menentukan routing pesan.

Percakapan dan kontak

  • Conversation: rangkaian pesan satu kontak dalam satu inbox yang dikelola bersama agent.
  • Queue (antrean): daftar filter percakapan seperti Mine, Unassigned, Mentions, Snoozed, Team, atau Inbox. Lihat Inbox dan antrean.
  • Penugasan (assignment): penunjukan percakapan ke agent atau team tertentu.
  • Status: keadaan percakapan — Open, Pending, Snoozed, atau Resolved.
  • Label: penanda bebas untuk mengelompokkan percakapan.
  • Private note: catatan internal agent yang tidak dikirim sebagai pesan ke pelanggan.
  • Mention: penyebutan anggota berwenang untuk meminta perhatian.
  • Draft: teks yang tersimpan namun belum dikirim; bukan sinkronisasi lintas perangkat.
  • Contact: entitas pelanggan dengan nomor telepon, email, identifier, dan custom attribute. Lihat Kontak dan data kustom.
  • Custom attribute: field tambahan pada kontak sesuai konfigurasi admin.
  • Business Context: panel yang menampilkan data pelanggan dari sistem eksternal (ERP/booking/order) bila diaktifkan admin; bersifat opsional.

Provider dan pengiriman

  • Provider connection: satu konfigurasi koneksi milik workspace ke provider, berisi Base URL dan credential terenkripsi. Untuk WAHA, satu workspace memiliki satu provider connection yang dapat mengakses banyak WAHA session.
  • WAHA session: satu identitas koneksi WhatsApp di WAHA, umumnya mewakili satu nomor WhatsApp. Dalam satu workspace, satu WAHA session diikat ke tepat satu inbox WhatsApp.
  • Inbox: antrean operasional untuk satu channel/fungsi kerja. Contoh: inbox Helpdesk, Sales, dan Marketing masing-masing dapat memakai WAHA session dan nomor berbeda dalam workspace yang sama. Lihat Sesi Provider WAHA.
  • Session binding: pemetaan workspace + inbox + WAHA session yang menentukan tujuan pesan inbound dan session yang digunakan untuk pesan outbound.
  • Provider capability: daftar kemampuan yang benar-benar didukung sesi/kanal (misalnya tipe pesan, status delivery, media). Jangan menganggap media/bentuk pesan tersedia tanpa capability.
  • Status delivery: keadaan pelaporan pengiriman pesan (queued, sent, delivered, failed) sesuai provider.
  • Idempotency key: penanda unik per operasi agar retry aman tidak membuat efek ganda. Lihat Referensi API.

Operasi dan integrasi

  • Webhook: pemberitahuan event yang dikirim ke URL subscriber dengan verifikasi signature HMAC. Lihat Inbound dan outbound webhooks.
  • Widget key: kunci publik ber-scope inbox untuk bootstrap widget di browser; bukan secret atau kredensial admin. Lihat Widget dan embedded apps.
  • Platform token: token integrasi server-side dengan scope minimum.
  • Backup: salinan data (database dan object storage) yang harus diuji pemulihannya. Lihat Backup dan restore.
  • Recovery drill: latihan memulihkan data dari backup di lingkungan terpisah untuk membuktikan prosedur.
  • Rate limit: pembatasan jumlah request dalam jangka waktu tertentu.
  • SSE: saluran realtime yang membawa pembaruan percakapan; koneksi putus menunda update sampai reconnect.

Status fitur

  • Tersedia: UI dan jalur runtime aktif.
  • Memerlukan konfigurasi: aktif setelah dependency atau secret disediakan.
  • Eksperimental: route/integrasi ada tetapi readiness belum dijamin.
  • Terbatas: hanya platform, role, atau subset aksi tertentu.
  • Direncanakan: backlog tanpa jalur produk aktif; tidak masuk navigasi utama.

Tugas terkait