Lewati ke konten utama

Administrasi Workspace

Kelola Custelio dari sisi tenant: akses pengguna, routing inbox, sesi provider, dan penyimpanan platform. Setiap area di bawah punya artikel tersendiri yang memuat prasyarat, langkah, dan batasnya.

Tujuan

Pemilik akun dan admin menemukan artikel yang tepat untuk tiap tugas administrasi, memahami prasyarat dan batas status fitur, serta tidak membuat konfigurasi yang mengklaim kesiapan sebelum terbukti di runtime.

Untuk siapa

Dua persona:

  • Account admin — mengelola pengguna, peran, tim, dan inbox untuk pembagian kerja harian.
  • Platform admin — mengelola sesi provider, penyimpanan, serta alur migrasi dan perbaikan yang berdampak pada operasi deployment.

Prasyarat

  • Sudah masuk ke akun yang benar. Perubahan peran hanya bisa dilakukan pemilik.
  • Ketahui inbox, tim, pengguna, dan sesi provider yang akan diubah.
  • Baca Mulai dengan Custelio untuk konsep workspace dan status fitur dasar.

Area administrasi

Akses dan pembagian kerja

Pengguna, Peran, Tim, dan Inbox — membuat pengguna, memberi peran (owner/admin/agent/viewer), membentuk tim, dan menetapkan inbox. Peran berisiko hanya boleh diubah pemilik.

Sesi provider

Sesi Provider WAHA — konfigurasi gateway WhatsApp: URL, kunci API, rahasia, pengikatan sesi ke inbox, QR, kesehatan, dan status pengiriman. Status memerlukan konfigurasi; sesi tidak otomatis bisa mengirim hanya karena tampak connected.

Storage dan platform

Storage dan Platform — konfigurasi object storage S3-compatible, PostgreSQL, Redis, dan satu sumber kebenaran kredensial platform.

Migrasi data

Migrasi Chatwoot — alur migrasi eksperimental dari Chatwoot yang wajib melalui backup, dry run, dan rekonsiliasi sebelum produksi.

AI chatbot

AI chatbot — owner-only provider URL/API-key configuration in Settings → AI provider, per-inbox AI response settings in sidebar AI, and recent job monitoring/retry. Provider API keys are write-only and encrypted server-side; deployment requires OPENAI_CONFIG_ENCRYPTION_KEY and AI migrations 076_ai_chatbot.sql plus 077_ai_safety.sql.

Prinsip administrasi

  1. Akses minimum. Beri pengguna hanya inbox/tim yang menjadi hak kerjanya; jangan memberi akses ke seluruh akun demi kemudahan.
  2. Perubahan peran itu peka. Peran owner/admin hanya bisa diatur pemilik; jangan berbagi kredensial pemilik.
  3. Jangan klaim terkirim tanpa bukti pengiriman. Status sesi connected bukan jaminan pesan sampai; pantau status pengiriman aktual.
  4. Rahasia dan kredensial. API key AI dapat dimasukkan owner melalui Settings → AI provider; field bersifat write-only dan penyimpanan terenkripsi. Jangan taruh rahasia di artikel, source code, atau log.
  5. Verifikasi server-side. UI yang menyembunyikan tombol bukan kontrol akses; uji permission di deployment.

Tanda berhasil

Pengguna, tim, dan inbox punya penugasan yang benar; sesi provider terhubung, bisa mengirim, dan status pengirimannya dapat ditelusuri; storage terkonfigurasi; migrasi apa pun melewati backup, dry run, dan rekonsiliasi sebelum produksi.

Jika terjadi masalah

  • Perubahan peran ditolak: minta pemilik yang melakukannya; jangan mencari jalan pintas lewat token yang lebih luas.
  • Sesi provider 404/tidak ditemukan: periksa pengikatan ke akun dan nama sesi lengkap beserta prefix-nya.
  • Pesan tersimpan tetapi tidak sampai: perlakukan sebagai kegagalan pengiriman; jangan mengklaim terkirim.
  • Kredensial/rahasia keliru: periksa pengelola rahasia dan environment, lalu mulai ulang service setelah konfigurasi terenkripsi tersedia.

Batasan

Sebagian pembatasan peran masih dalam stabilisasi; fitur tertentu (migrasi, sesi non-WAHA, integrasi business context) bersifat eksperimental atau memerlukan konfigurasi sampai statusnya terbukti di runtime. Jangan menganggap area berstatus eksperimental siap produksi hanya karena terdokumentasi di sini.

Tugas terkait